Rabu, 03 Agustus 2016

Jembatan Tua Ambruk, 22 Orang Hilang Terbawa Arus

Solid Gold Berjangka


PT. Solid Gold Berjangka - Dua bus yang membawa sedikitnya 22 orang dilaporkan terjun ke sungai berarus deras di India Barat. Petugas keamanan setempat menyebut, jembatan tua itu ambruk akibat hujan lebat. Setelah mengetahui insiden ini, tim evakuasi langsung bergegas menuju lokasi kejadian untuk menyelamatkan puluhan penumpang yang hanyut akibat arus deras. Tayangan dari stasiun televisi menunjukkan jembatan era kolonial Inggris itu jatuh ke Sungai Savitri akibat hujan deras, Selasa 2 Agustus, waktu setempat. Petugas juga mengerahkan sebuah helikopter untuk mencari korban selamat. "Tragedi jembatan setinggi 15 meter ambruk telah mengakibatkan 22 orang yang berada di dua bus hilang,” ujar inspektur polisi distrik Raigad, Sanjay Patil, sebagaimana dilansir NST, Rabu (3/8/2016).   Jembatan yang menghubungkan sungai itu terletak di sepanjang jalan raya utama yang menghubungkan Mumbai ke negara pariwisata Goa. Tim penyelamat dengan menggunakan perlengkapan menyelam dan peralatan khusus lainnya berusaha menjelajahi sungai untuk mencari korban hilang. Hingga saat ini, usaha tim belum membuahkan hasil, tidak satu pun korban hilang berhasil ditemukan. "Sesuai dengan informasi awal, dua kendaraan dan sejumlah orang hanyut. Tim kami langsung bergegas ke tempat tersebut," ujar Ketua National Disaster Response Force, O.P Singh.

10 Ribu Masker Dibagikan Pasca-erupsi Gunung Gamalama

Solid Gold Berjangka


PT. Solid Gold Berjangka - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membagikan 10.000 masker ke masyarakat untuk mengantisipasi abu vulkanik Gunung Gamalama.

Akibat erupsi Gunung Gamalama pada Rabu 3 Agustus 2016, hampir sebagian besar kelurahan di Kecamatan Ternate Utara dan Kecamatan Ternate Tengah tertutup abu vulkanik.

"Beruntung, hujan yang turun pada siang hari membuat abu vulkanik larut ke dalam aliran permukaan dan tidak beterbangan tertiup angin," ujar Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/8/2016), di Jakarta.

Sementara itu, pembersihan Bandara Babullah di Kota Ternate dilakukan dengan menyemprot landas pacu hingga Rabu malam. Petugas mengerahkan beberapa mobil tanki air untuk membersihkan bandara. Jika tidak ada erupsi susulan yang lebih besar di Gunung Gamalama, kemungkinan hari ini Bandara Babullah dibuka dan beroperasi kembali.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Gamalama PVMBG pada Rabu 3 Agustus 2016, selama pukul 12.00-18.00 WIB aktivitas vulkanik masih labil dan fluktuatif. Terjadi satu kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo maksimum 49 mm dan lama gempa 50.10 detik.

Satu kali gempa hembusan dengan amplitudo maksimum 6 mm, dan lama gempa 10.66 detik. Tremor menerus dengan amplitudo maksimum 0.5-2 mm, dominan 1.5 mm.

Sementara, pengamatan secara visual asap berwarna kelabu tebal dengan ketinggian 300-800 m ke arah timur sampai selatan. Saat ini status Gunung Gamalama masih tetap waspada atau level II. Masyarakat sekitar dan wisatawan dilarang mendaki dan mendekati kawah yang ada di puncak Gunung Gamalama dalam radius 1.5 km.

(qq, Solid Gold Berjangka)

Topan Nida Diperkirakan Segera Capai Pusat Tiongkok

 Solid Gold Berjangka


PT. Solid Gold Berjangka - Tiongkok mengeluarkan peringatan waspada akan masuknya badai Topan Nida yang sebelumnya melanda Hong Kong. China's State Oceanic Administration (SOA) juga mengeluarkan peringatan sangat waspada untuk gelombang laut dan badai.

Badai Nida dikhawatirkan akan segera mencapai Provinsi Guangdong dan ke utara Guangzhou. Sementara ini, Bandara Shenzen di Guangzhou membatalkan semua penerbangan dan lebih dari 600 kereta berkecepatan tinggi juga dibatalkan. Angin kencang telah melanda Provinsi Guizhou, di selatan Tiongkok.

"Badai topan diperkirakan bergerak dengan kecepatan 25 kilometer per jam ke arah Tiongkok dan akan mendarat di Provinsi Guangzhi pada malam hari," kata SOA dalam sebuah penyataan peringatan, seperti dikutip CNN, Rabu (3/8/2016).

SOA juga memperingatkan akan adanya risiko banjir dari hujan lebat yang terus menerus turun. "Gelombang tinggi hingga 11 meter bisa terjadi di lepas pantai Provinsi Guangdong," lanjutnya.

Topan Nida yang menghantam Hong Kong membuat kota sibuk itu sibuk. Sekitar 150 penerbangan dibatalkan menjelang kedatangan topan itu.

Kecepatan angin yang mencapai 151 kilometer per jam, menyapu kota Hong Kong. Sementara hujan deras turun sepanjang Senin 1 Agustus malam, waktu setempat dan pihak berwenang memperingatkan banjir dan longsor yang kemungkinan dipicu oleh cuaca buruk ini.

MTR, kereta bawah tanah Hong Kong juga hanya melayani perjalanan yang dekat dan terbatas, sementara sebagian besar rute bus dihentikan, juga semua perjalanan kapal feri dan tram.

Namun hingga kini, belum ada laporan mengenai korban jiwa, korban luka hingga kerusakan yang berat setelah angin kencang melanda Hong Kong.

Selain di Hong Kong dan Tiongkok, Filipina pun dihantam badai Nida pada Sabtu 30 Juli lalu. Banjir bandang dan longsor melanda Provinsi Zambales dan Bataan, serta Luzon Utara. Banjir bandang dan longsor tersebut dipicu oleh hujan yang lebat dan angin kencang selama sehari penuh.


Korut luncurkan rudal yang mendarat di perairan Jepang

Solid Gold Berjangka


PT. Solid Gold Berjangka - Korea Utara telah menggelar uji coba rudal balistik yang meluncur sekitar 1,000km sebelum mendarat di perairan Jepang, kata pejabat Korsel dan Jepang.
Rudal tersebut ditembakkan dari wilayah pantai timur Korea Utara pada Rabu dini hari.
PBB sebelumnya telah melarang Korea Utara untuk mengembangkan teknologi nuklir dan rudal balistik.
Korea Selatan dan Amerika Serikat telah menyiapkan sistem anti-rudal untuk menanggapi ancaman Korut tersebut.
Pejabat pertahanan AS mengatakan Korut telah menembakkan dua rudal pada Rabu dan salah-satunya meledak sesaat setelah diluncurkan.
Peluncuran rudal Korut yang terakhir ini diyakini paling lama jika dibandingkan dengan uji coba sebelumnya.
Aksi uji coba rudal Korut ini, menurut pejabat terkait Korea Selatan, merupakan "ambisi Korut untuk menyerang negara-negara tetangganya".
Rudal bernama 'Rodong'
Diduga rudal bernama Rodong itu adalah tipe rudal jarak menengah yang ditembakkan dari sebuah kendaraan peluncur.
Dengan jangkauan maksimal 1.300 km, Rodong memiliki kemampuan menjangkau semua wilayah Korea Selatan dan sebagian Jepang.
Menteri pertahanan Jepang mengatakan rudal itu dapat meluncur hingga memasuki zone ekonomi eksklusif yang diklaim oleh Jepang.
Perdana menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan uji coba Korut itu merupakan ancaman serius bagi keamanan Jepang.
Dia menyebutnya sebagai "tindakan tak termaafkan". Dia mengatakan Tokyo telah memprotes keras terhadap tindakan Korut tersebut.
Sementara, juru bicara Kementerian luar negeri AS mengatakan pihaknya akan terus menggalang kerja sama dengan sekutunya dari aksi provokasi Korut.
Pada Juni lalu, Korut juga telah menggelar uji coba rudal yang mampu meluncur lebih dari 1.400 km.
Jangkauan rudal ini dianggap membahayakan AS, Korsel dan Jepang, karena dapat mencapai wilayahnya.
Dan pada Juli, Korea Utara telah menembakkan tiga rudal balistik ke perairannya.

Sudah Dimakamkan, Waluyo Tiba-tiba Kembali ke Rumah

Solid Gold Berjangka


PT. Solid Gold Berjangka - Warga Suryoputran PB 3/43, Panembahan, Kraton, Yogyakarta, mendadak heboh dengan kembalinya Waluyo (62) ke rumahnya.

Sebab, pada Mei 2015 lalu, pria yang bekerja sebagai tukang becak ini dinyatakan "meninggal" karena jadi korban tabrak lari dan sudah "dimakamkan".

Awalnya, pada Selasa (2/8/2016) siang, Waluyo tiba-tiba pulang ke rumahnya di Suryoputran PB 3/43, Panembahan. Saat ada yang mengetuk pintu, keluarga kaget. Ternyata, pria yang ada di balik pintu adalah Waluyo.

"Saat membuka pintu, ya kaget. Ibu itu sampai lihat kakinya menapak di tanah atau tidak," ujar anak Waluyo, Anti Ristanti, Selasa.

Selain keluarga, beberapa warga juga terkejut dengan kepulangan Waluyo ke rumahnya.

"Tetangga juga kaget bapak kok balik lagi. Tetapi, memang benar bapak," katanya.

Dianggap meninggal

Anti menceritakan, ayahnya meninggalkan rumah sejak Januari 2015 lalu. Ayahnya selama ini memang sering tidak pulang sampai berbulan-bulan karena profesinya sebagai tukang becak.

"Bulan Mei saya mendapat kabar ada tabrak lari di daerah Wonosari," ucapnya.

Saat keluarga mengecek ke rumah sakit, wajah korban mengalami luka gores dan lebam. Namun, saat dilihat, wajah, gigi, rambutnya memang mirip dengan Waluyo.

Dugaan itu diperkuat dengan kaus yang dikenakan korban juga mirip milik Waluyo.

"Wajahnya dan ciri-cirinya mirip bapak, tinggi badan, bajunya," ucapnya.

Selama enam hari, pria yang mirip Waluyo itu dirawat di Rumah Sakit Sardjito. Dia dalam keadaan koma. Keluarga pun menungguinya secara bergantian. Setelah enam hari dirawat, pria tersebut meninggal dunia.

"Saat ibu memandikan juga melihat wajahnya memang mirip bapak," katanya.

Setelah itu, korban yang diduga Waluyo itu dimakamkan di tanah kelahirannya di Suren Kulon, Canden, Jetis, Bantul.

"Mungkin yang dulu itu gelandangan, tetapi wajahnya memang persis sekali," kata Anti.

Anti mengaku, setelah mendengar kabar bahwa ayahnya hidup kembali dan pulang, perasaannya campur aduk antara senang dan tidak percaya.

Ia berharap, setelah pulang, ayahnya tidak pergi lagi. Anti ingin ayahnya tetap bersama keluarga di rumah.

"Saya pengen bapak tetap di rumah. Saya sudah kerja, jadi bisa merawat bapak," tuturnya.

Saat ditemui dirumahnya, Waluyo mengaku tidak pulang karena mendapat pekerjaan di Semarang. Selama di Semarang, ia tidur di emperan toko hingga akhirnya bertemu dengan salah satu orang yang mengenalnya dan mengantarkan pulang ke Yogya.

"Tadi bertemu manajer hotel di daerah Dagen, Kota Yogya, lalu diantar pulang. Dari Semarang jam 08.00 pagi," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dukuh Suren Kulon Agung Sudarto membenarkan Waluyo lahir dan besar di Suren Kulon. Ia sendiri yang saat pemakaman menerima jenazah sebagai perwakilan warga Suren Kulon.

"Kemarin ditelepon keluarganya di Suryoputran kalau Waluyo pulang. Lha, saya kaget, terus yang dimakamkan dulu itu siapa," ucapnya.

Ia lantas mengajak Sadari, yang tidak lain adalah kakak sepupu Waluyo, berangkat ke Suryoputran untuk memastikan tentang kabar itu.

Saat mereka tiba di Suryoputran, Waluyo yang berada di halaman siang itu langsung mengenali keduanya dan memanggil.

"Saya itu langsung dipanggil, Pak Dukuh. Kakaknya juga dipanggil. Saya, Sadari (kakak sepupu Waluyo) sempat ngobrol lama dan kita yakin 100 persen kalau yang pulang itu benar Waluyo," katanya.

Ahli: Hasil Kasat Mata, Warna Lambung Mirna Berubah Jadi Hitam Akibat Zat Korosif



 Solid Gold Berjangka

PT. Solid Gold Berjangka - Sidang kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin menghadirkan saksi ahli dari Specialist Forensic RS Polri Kramat Jati, dr Slamet Purnomo. Slamet memeriksa lambung Mirna tiga hari setelah kematian Mirna pada 6 Januari.

Menurut Slamet, berdasarkan pemeriksaan dengan mikroskop, warna lambung Mirna berubah dari warna putih menjadi hitam akibat zat korosif.

"Pada daerah luar terlihat bercak berwarna hitam yang seharusnya lambung berwarna putih yakni putih susu, tapi ini berwarna kehitaman terutama di bagian bawahnya," ujar Slamet yang mengenakan jas warna putih khas dokter saat bersaksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Bungur Besar Raya, Rabu (3/8/2016).

Menurut Slamet, lapisan luar lambung Mirna sudah rusak karena mengalami iritasi. Penyebab iritasi yakni akibat adanya zat-zat yang bersifat korosif (merusak jaringan tubuh). Penyebab bagian tubuh korosif biasanya berupa sianida, arsen, asam sulfat (H2S04). Zat-zat tersebut bersifat racun.

Slamet memeriksa lambung Mirna atas permintaan penyidik Kepolisian pada 9 Januari 2016 hingga 10 Januari 2016 dini hari.

"Pada waktu melihat toksologi (isi lambung Mirna), sudah bisa menyimpulkan itu disebabkan oleh apa?" tanya ketua majelis hakim Isworo.

"Belum, jadi hanya melihat kasat mata melalui mikroskop bahwa jenazah sudah mengalami perubahan warna akibat zat korosif," jawab Slamet.


Selasa, 02 Agustus 2016

Batu Bara Dibuka, Jaminan Kesehatan Warga Harus Terpenuhi

Solid Gold Berjangka


PT. Solid Gold Berjangka - Pembukaan aktivitas bongkar muat batu bara di Pelabuhan Cirebon harus dibarengi dengan diberikannya jaminan kesehatan masyarakat. Warga sekitar harus dipastikan terbebas dari debu batu bara.  

Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis menegaskan, jika para pelaku usaha batu bara tidak bisa memberikan jaminan kesehatan kepada warga sekitar pelabuhan, maka dirinya akan melayangkan surat penutupan kegiatan batu bara secara total.

 “Saya menekankan kepada pengusaha agar terus memperhatikan masalah debu batu bara,” kata Azis kepada “FC”, Senin (1/8).

Menurut Azis, selama ini warga Kota Cirebon tidak pernah mempersoalkan masalah usaha batu bara di Pelabuhan Cirebon. Akan tetapi yang menjadi permasalahan adalah pencemaran lingkungan udara yang berdampak bagi kesehatan warga sekitar.

“Itu yang memicu penolakan dari warga,” kata Azis.

Ia mengaku surat usulan dari para pengusaha terkait permintaan agar kegiatan batu bara di Pelabuhan Cirebon dibuka kembali sudah ada di mejanya. Namun ia belum memberikan respon apapun terkait usulan para pengusaha batu bara itu.

“Komitmen yang dibutuhkan dari para pelaku usaha saat ini adalah bagaimana caranya agar debu tidak lagi dirasakan warga sekitar,” katanya.

Upaya tersebut salah satunya bisa saja dilakukan dengan cara melakukan rekayasa teknologi untuk mengurangi dampak debu batu bara.

Warga sekitar pelabuhan, kata Azis, sampai saat ini belum bisa menerima adanya aktivitas bongkar muat batu bara karena belum ada jaminan kesehatan. Mereka sudah bertahun-tahun hidup menghirup udara bercampur debu batu bara.

“Kalau minta dibuka, Pemerintah Kota terus menagih janji dan memastikan agar pengusaha batu bara menjamin agar debunya tidak mencemari lungkungan,” tegasnya.

Terpisah, General Manager (GM) PT Pelindo II Cabang Cirebon, Hudadi Soerja Djanegara membenarkan informasi pembukaan aktivitas batu bara di Pelabuhan Cirebon sudah disepakati dengan Wali Kota Azis. Menurut dia, pada dasarnya semua unsur muspida sepakat membuka kembali kegiatan batu bara, yang selama ini ditutup oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Bahkan, direksi kami di pusat sudah menunggu kajian dari daerah untuk reklamasi Pelabuhan Cirebon,” ujarnya.